Senin, 24 Maret 2014

TEKOM SOSIAL NETWORK

“THE SOCIAL NETWORK”
“YOU DON’T GET TO 500 MILLION FRIENDS WITHOUT MAKING A FEW ENEMIES”
SekilasAsal Film…
            The Social Network merupakansebuah film drama yang disutradarai olehDavid Fincher sekaligus sebagai produser dalam film tersebut.Film ini dibuat di Amerika Serikat pada tahun 2010 yang diangkat dari buku “The Accidental Billionaires” karya Ben Mezrich tentang pendiri situs web jejaring sosial.
            Dalam film drama ini, yang didistributori oleh Columbia Pictures dibintang ioleh Jesse Eisenberg sebagai Mark Zuckerberg, Andrew Garfield sebagai Eduardo Saverin, Brenda Song sebagi Christy, Justin Timberlake sebagai Sean Parker, Rooney Mara sebagai Erica Albright, Armie Hammer sebagai Cameron Winklevoss/Tyler Winklevoss, Josh Pence berperansebai body double untuktokohkembaran yang diperankanoleh Hammer, Max MinghellasebagaiDivyaNarenda, Rashida Jones sebagaiMarlyndelpy, Joseph Mazzellosebagai Dustin Moskovitz, Dustin Fitzsimons sebagaipresidendari The Phoenix S-K Club, Patrick Mapelsebagai Chris Hughes, Douglas Urbanskisebagai Larry Summers, Wallace Langham sebagai Peter Thiel, Dakota Jhonsonsebagai Amelia Ritter, MaleseJowsebagai Alice Cantwel, Danise Grayson sebagai Gretchen, Trevor Wright sebagai John Thomson, John Getz sebagaiSy, danterakhirada Shelby Young sebagai K.C.

            Film drama The Social Network ini ditulis oleh Aaron Sorkin yang dikonsultasikan pada teman Mark yang ikut mendirikan Facebook, Eduardo Saverin.

COLUMBIA PICTURES
            Dalam film ini saya tidak tahu menahu ada atau tidaknya orang yang ikut ambil serta dalam fi mini :D. Diceritakan dalam film ini di tahun 2003 ada seorang mahasiswa Harvard University bernama Mark Zuckerberg yang cerdas, mahir berkomputer, ia memiliki kekasih yang bernama Erica. Karena sifat nya itu Erica malah memilih untuk berpisah dari Mark dengan alasan Mark selalu serasa sendiri dan asyik dengan dunianya.
Sesudah kejadian yang menimpa dirinya atau diputusin pacarnya, Mark pun pulang.Dikamar yang redup dan seperti remang-remang itu ia duduk di depan komputer nya dengan sebotol bir yang di tenggak nya untuk mengupdate apa saja yang terdapat pada Erica bisadi sebut mantannya tadi (MengenaiTubuh) padaFacemash/Zunclict. Facemashtersebutmerupakancikalbakaldariasal Facebook, dimanacowokbisamenilaiseberapacantikgadis yang ada di kampus.
            SetelahFacemashbergantinamamenjadi Facebook, semua orang bisabertemanjikamerakamemerlukanbantuan. Tapi, Lama kelamaanajangpergaulan global tanpabatasitusemakin lama menjadicurang. Jikaseseorangmerasasudahtidakdiperlukanlagi, makatemannyabisamemutuskanpertemanannyadengan orang itu.Ketika Facebook sudahdikenalsecaraluasdantembuspadabenuabesar, Mark tegameninggalkan Eduardo temansekampusnya yang sudahikutmendanaisitus Facebook.Malah Mark berkongsidengan orang yang bernama Sean Parker.Mungkinkarenaitu, Mark menjadi kaya dengan Facebook nyadanlupaakansiapa yang telahmembantumenyebarkanluasnamadari Facebook tersebut.

tugas 1 PURA PARAHYANGAN GARUT

PURA PARAHYANGAN
Dibangunnya sebuah pura di kaki Gunung Salak berawal dari cita-cita sekelompok umat Hindu yang mendambakan sebuah pelinggih di tempat yang hening dan sejuk. Bagi umat Hindu, Pelinggih merupakan tempat beribadah dan meditasi yang jauh dari keramaian untuk berkonsentrasi memusatkan pikiran kepada Tuhan. Cita-cita tersebut makin menjadi nyata ketika berbagai pihak turut mendukung pendirian pelinggih, yang kemudian berkembang menjadi keinginan untuk membangun sebuah pura besar.

Pembangunan pura di kaki Gunung Salak diawali pada tahun 1995. Pembangunan tersebut ditandai dengan dibuatnya sebuah candi tepat di lokasi petilasan Prabu Siliwangi, Raja Sunda dari zaman keemasan Kerajaan Hindu Pajajaran. Selama proses pembangunan, pura ini dinamakan dengan Penataran Agung Gunung Salak. 

Proses pembangunan pura memakan waktu hingga 10 tahun. Hingga pada 2005, pura ini diresmikan berdiri dengan nama Pura Parahyangan Agung Jagatkartta. Nama tersebut mengandung makna filofosi yang dalam tentang penciptaan alam semesta. Nama Jagatkartta diambil dari gelar Sang Hyang ketika Ida Sang Hyang Widhi Wasa menciptakan alam semesta, serta menurunkan ajaran Sang Hyang Catur Veda. 

Meski secara filosofi pemberian nama pura tersebut dikaitkan dengan penciptaan alam semesta, secara etimologi nama Parahyangan Agung Jagatkartta juga mengandung makna yang dalam. Parahyangan mengandung makna tempat para Hyang Widhi, sedangkan agung mempunyai arti besar atau mulia. Sementara, Jagat berarti bumi dan Kartta berarti lahir. Dilengkapi dengan nama Taman Sari yang diambil dari nama lokasi pura tersebut didirikan, yaitu di Kecamatan Tamansari, Bogor, tepatnya di kawasan hening dan sejuk di kaki Gunung Salak. Sehingga secara harfiah nama Pura Parahyangan Agung Jagatkartta Tamansari mengandung arti sebagai pura yang berlokasi di tempat yang indah untuk memuliakan Tuhan yang Maha Agung. 

Diresmikannya pura yang difungsikan sebagai tempat ibadah umat Hindu ditandai dengan upacara Ngenteg Linggih. Rangkaian upacara tersebut dilaksanakan pada purnama KaroSukra Po Kuliantir, pada 19 Agustus 2005. Kemudian  dilanjutkan dengan puncak upacara Ngenteg Linggih yang diadakan pada 19 September 2005. Selama 10 tahun proses pembangunannya, panitia pembangunan berhasil membangun seluruh pelinggih.

Memasuki kawasan pura, pengunjung akan diberi sebuah kain untuk kemudian diikatkan pada pinggang. Setelah melepas alas kaki, pengunjung dipersilahkan masuk pura melewati jalan samping. Masuk ke kawasan pura, pengunjung akan merasakan kesejukan hawa pegunungan, selain juga dapat menikmati keindahan bangunan pura yang berlatar belakang Gunung Salak. Namun tidak semua pengunjung pura boleh memasuki bangunan utama pura yang hanya diperuntukan bagi umat Hindu untuk beribadah.

Secara umum, Pura Parahyangan Agung Jagatkartta terdiri dari berbagai bangunan, antara lain pelinggih di Utamaning Utama dan Utama Mandala berupa padmasana. Selain itu dibangun candi, angerurah agung, dan dua buah bale pepelik, bale pesamuan agung, penganyengan dalem Peed, bale paselang, pawedan, reringgitan, panjang, dan panggungan. 

Setelah 8 tahun difungsikan, kini Pura Parahyangan Agung Jagatkartta yang berlokasi di kaki Gunung Salak tidak hanya menjadi tempat beribadah umat Hindu, melainkan juga menjadi tempat wisata religi bagi mereka yang mendambakan suasana hening dan sejuk. Bahkan, para wisatawan yang datang juga berasal dari agama non-Hindu yang sengaja datang ingin menikmati udara sejuk sambil melihat indahnya bangunan pura.



tugas 2



Penemu mesin diesel (mesin minyak aslinya) adalah Rudolf Christian Karl Diesel, seorang insinyur berkebangsaan Jerman yg lahir di Paris 1858.
Profile lengkap Rudolf Diesel :
Rudolf Diesel (lahir di Paris, Perancis, 18 Maret 1858 – meninggal 30 September 1913 pada umur 55 tahun) adalah seorang penemu Jerman, terkenal akan penemuannya, mesin diesel, Dia lahir di Paris dan meninggal secara misterius di kapal fery dalam perjalanannya ke Inggris.Diesel mengembangkan ide sebuah mesin pemicu kompresi pada dekade terakhir abad ke-19 dan menerima hak paten untuk alat tersebut pada 23 Februari 1893. Dia membangun prototipe yang berfungsi pada awal 1897 ketika bekerja di pabrik MAN di Augsburg.Mesin Diesel ini pun dinamakan untuk menghormati jasanya.
Aslinya, ia bernama "mesin minyak".Rudolf Diesel lahir dengan nama lengkap Rudolf Christian Karl Diesel lahir pada tanggal 18 Maret 1858 di Paris, Perancis, dari keluarga Jerman pengrajin kulit. Sejak kecil, dia dekenal sebagai seorang yang jenius. Pada sekitar usia 20 tahun, pada 1870, Diesel menerima penghargaan medali perunggu dari Société Pour L'Instruction Elémentaire, atas beberapa karya ilmiahnya yang cemerlang.Tetapi, pada tahun yang sama, keluarga Diesel terpaksa harus meninggalkan Paris karena kebijakan baru pemerintah Perancis saat itu tentang para imigran asing. Ayah Diesel gagal memperoleh izin menetap di Perancis. Mereka berangkat dan pindah ke London, Inggris. Hanya sebentar di sana, Rudolf kemudian berangkat sendiri ke Augsburg, Jerman, untuk melanjutkan sekolah dan tinggal bersama paman dan bibinya disana yang juga mengajar sebagai gurunya di Gewerbsschule. Tak lama kemudian Perang Jerman-Perancis meletus.Pada tahun 1872, Rudolf mulai dikenal dan diakui sebagai calon mekanik handal. Ia menyelesaikan sekolahnya di Gewerbsschule sebagai salah seorang lulusan terbaik, kemudian melanjutkan ke Universitas Teknik (Institut Politeknik) Muenchen.

Perang Jerman-Perancis pun berakhir dan untuk pertama kali dia dapat berkumpul dan bertemu kembali dengan keluarganya di Paris.Sayang, Rudolf tak dapat mengikuti ujian akhir kesarjanaannya, pada tahun 1879 karena menderita serangan penyakit demam berdarah. Namun selama kuliah di Muenchen, dia mengukir banyak prestasi cemerlang, antara lain, pada tahun 1878, bersama profesornya, berhasil merancang suatu cetak biru mesin uap dengan efisiensi tertinggi yang pernah ada sampai saat itu. Dia juga mulai menulis beberapa makalah dan diterbitkan untuk umum. Segera setelah sembuh, Rudolf malah memilih mulai bekerja sebagai mekanik di perusahaan Sulzer di Winterthour, mengembangkan mesin pembuat es.
Akhirnya pada tahun 1880, Rudolf berhasil menyelesaikan ujian akhir kesarjanaannya sebagai insinyur mesin, dan menjadi lulusan terbaik yang pernah dihasilkan oleh Institut Politeknik Muenchen sepanjang sejarahnya hingga kini. Setelah lulus, dia memutuskan pindah menetap di Paris dan mendirikan cabang perusahaan mesin pembuat es disana. Dia malah rela bekerja tanpa dibayar.

Tetapi, setahun kemudian, 1881, perusahaan mengangkatnya menjadi direktur pabrik tersebut di Paris, tahun inilah dia bertemu pertama kali dengan Heinrich Buz, Direktur Permesinan Augsburger, dan mereka bersepakat menguji coba dan mengembangkan suatu sistem permesinan pembuas es bening. Tahun itu juga Rudolf menerima sertifikat hak paten pertamanya atas temuannya memproduksi klareis dalam botol. Tahun 1883, Rudolf mulai membangun pabrik es besar di Paris. Setahun kemudian, rencana pengembangan mesin amoniak mulai dikerjakan.
Tahun 1886, pabriknya melebarkan sayapnya ke Belgia. Pada tahun 1887, gagasan tentang mesin penyerap amoniak untuk keperluan usaha skala menengah mulai terwujud. Pada saat inilah Rudolf membuktikan teori gelombang elektromagnetik pada putaran tinggi per detik. Pada tahun 1889, Rudolf mengikuti pameran teknik industri di Paris, memamerkan mesin pembuat es dan pendinginnya. Rudolf kemudian memberikan kuliah umum di suatu kongres internasional mengenai mesin-mesin terapan. Dia memperoleh sambutan meriah dan perusahaan Lindes segera menawarinya kontrak kerja berkedudukan di Berlin sejak tahun 1890.


Mesin Diesel Pertama
Pada tahun 1892, Rudolf menerima hak patennya atas penemuan cara kerja mesin pembakaran dalam (internal combustion engine). Rudolf segera memulai proyek besarnya mengembangkan apa yang dekmudian hari dikenal sebagai mesin diesel. Dan pada 10 Agustus 1893, Rudolf pun berhasil mewujudkan impiannya yakni terciptanya mesin diesel pertama di dunia. Atas temuannya itu, ia mendapatkan hak paten bernomor 608845.
Pada tahun yang sama terbit bukunya yang berjudul "Theory and Construction of A Rational Heat Engine for Substitution of the Steam Engines and that Today Admitted Combustion Engines", melalui penerbit Springer, Berlin. Saat itu pula, Rudolf menandatangani kontrak kerja dengan Augusburger, Krupp, dan Sulzer, sambil menerbitkan buku berikutnya, "Nachtraege for the Theory og the Diesel Engine". Prototipe awal mesinnya dipamerkan di Pekan raya Chicago, Amerika Serikat dan mendapat sambutan yang cukup lumayan. Dia melanjutkan percobaannya. Pada tahun 1895, Komisi Hak Paten mensahkan bahwa mesin ciptaannya memang bekerja baik. Dia pindah ke Muenchen, tahun 1896. Sampai awal tahun berikutnya (1897), dia menyelesaikan rencana lanjut mesin temuannya dengan empat langkah (4 tak). Tetapi perusahaan Deutz AG mencoba menandinginya. Krupp mendukung Rudolf yang akhirnya melahirkan kesepakatan antara Deutz, Krupp dan Augsburger untuk membantu Rudolf melakukan rangkaian akhir percobaan lanjutan untuk menyempurnakan mesin temuannya.
Tahun itu adalah tahun yang sibuk bagi Rudolf. Dia melakukan perjalanan ke Skotlandia, lalu ke Paris untuk membuat satu pesawat terbang, menandatangani kontrak dengan Adolphus-shrubs, dan kemudian memperagakan contoh mesinnya di depan umum di Augsburg. Lalu memeberi ceramah umum di Kassel, meresmikan perkumpulan masyarakat mesin diesel di Paris, namun juga menghadapi gugatan atas hak patennya oleh Emil Captaine. Bahkan sempat mengalami kehilangan dalam uji coba laboratoriumnya. Tetapi, pabrik mesin diesel di Augsburg akhirnya dapat dibangun pada tahun 1898. Empat contoh mesin produksi awalnya segera dipamerkan di Pekar raya Muenchen dan dia berhasil menyelesaikan mesin diesel pertama dengan kompresor untuk perusahaan Deutz AG. Cobaan datang lagi. Ia sempat masu rumah sakit jiwa di Neuwittelsbach, Muenchen. Tetapi pabrik mesin diesel pertama di Amerika selesai dibangun tahun itu juga. Cobaan datang terus. Pada tahun berikutnya 1899 Pabrik pertama di Augsburg ditutup karena gagal mencapai target jumlah produksi. Tetapi, tahun itu pula mesin diesel pertama kali digunakan di lapangan pengeboran minyak di Gailizien. Dia makin sering jatuh sakit.

Lalu pada abad ke 20, tepatnya pada tahun 1900, pabrik mesin diesel pertama di London diresmikan. Peragaan mesinnya di Pekan raya Paris memperoleh perhatian istimewa dan mendapatkan hadiah utama. Karena semakin sering sakit, dia pindah ke pemukiman yang lebih segar di Muenchen pada tahun 1901. Sambil banyak beristirahat, dia menulis dan menerbitkan buku baru yang lebih filosofis ketimbang teknis yang berjudul "Solidarismus: natürliche wirtschaftliche Erlösung der Menschen", pada tahun 1903, yang memperlihatkan secara jelas sikap dan pandangan dasarnya sebagai seorang insinyur jenius yang juga peduli pada masalah-masalah sosial dan lingkungan hidup. Dua tahun kemudian, 1905, mesin diesel mulai digunakan sebagai mesin kereta api. Dan puncak prestasinya pada tahun 1910 ketika ia tampil di Pekan raya Paris dengan rancang bangun mesin diesel yang digerakkan dengan bahan bakar minyak kacang dan minyak ganja. Dua tahun kemudian (1912) ketika berpidato menerima hak patennya atas mesin barunya tersebut, dinia mencatat pernyataannya yang peling bersejarah tentang masa depan mesin yang dijalankan dengan bahan bakar minyak nabati yang sekarang dikenal sebagai biodiesel yakni "Der Gebrauch von Pflanzenöl als Krafstoff mag heute unbedeuntend sein. Aber derartige Produkte können im Laufe der Zeit obenso wichtig werden wie Petroleum und diese Kohle-Teer-Produkte von heute." (Pemakaian minyak nabati sebagai bahan bakar untuk saat ini sepertinya tidak berarti, tetapi pada saatnya nati akan menjadi penting, sebagaimana minyak bumi dan produk tir-batubara saat sekarang). Mesin biodiesel itu disempurnakan lagi oleh Ludwig Elsbett.

Rudolf Diesel meninggal secara misterius dan mengenaskan di Selat Inggris, pada tahun 1913, terjatuh dan tenggelam secara misterius. Hingga kini tidak diketahui pasti sebab peristiwa kecelakaan tragis itu.